Bersin dan menguap pasti pernah Anda alami. Kegiatan itu sering terjadi di luar kemauan dan merupakan proses alami. Mengapa hal itu bisa terjadi? Secara ilmiah, hal tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut.
BERSIN
Hatsyi! Hatchii!! Hayo tebak, suara apa itu? Pastinya sudah tidak asing lagi, kita menyebutnya bersin.Bersin merupakan aliran udara yang hebat melalui mulut dan hidung.
Ini terjadi di luar kemauan. Biasanya bersin terjadi karena ada partikel pengganggu dalam hidung Anda. Ujung-ujung saraf di dalam hidung merangsang Anda bersin untuk menyingkirkan partikel-partikel tersebut.
Bersin merupakan keluarnya udara semi otonom yang terjadi dengan keras lewat hidung dan mulut. Udara tersebut keluar sebagai respon yang dilakukan oleh membran hidung ketika mendeteksi adanya bakteri dan kelebihan cairan yang masuk ke dalam hidung. Tubuh kita kan punya sistem penolakan terhadap sesuatu yang tidak seharusnya berada dalam tubuh, seperti kehadiran bakteri, kuman, dll.
Uniknya, saat bersin, secara refleks maka otot-otot yang ada di muka kita menegang, dan jantung kita akan berhenti berdenyut atau berhenti berdetak untuk sekejap, selama bersin tersebut. Setelah bersin selesai, jantung akan kembali lagi berdenyut alias berdetak kembali.
Berapa lama kita bersin? Karena bersin adalah pengeluaran udara, maka lama bersin akan sama dengan kecepatan udara tersebut keluar dari hidung, yaitu sekitar 70 meter/detik. Waw! Cepat sekali ya! Saat kita bersin, kita mengeluarkan butir-butir air yang terinfeksi oleh bakteri yang ingin dikeluarkan dari hidung/mulut. Dalam satu kali bersin, kita mengeluarkan sekitar 40.000 butir air dan siap tersebar kemana saja. Wah! Ini perkara serius, hehehe.
Untuk itu, jangan arahkan bersin Anda ke tempat yang ramai, karena bakteri yang kamu keluarkan akan menyebar ke mereka.
Carilah arah yang sepi untuk melakukan hajat ini :D :D
MENGUAP
Saat mengantuk, Anda akan menguap. Mengapa Anda menguap? Karena paru-paru Anda kurang mendapat oksigen. Dengan mengambil nafas dalam-dalam di luar kemauan terjadi sebagai respon alami akibat tertutupnya paru-paru oleh karbondioksida atau kekurangan oksigen. Yang juga menarik, yaitu menguap diduga sebagai kebiasaan menular. Jika Anda melihat atau mendengar orang lain menguap, yang sering terjadi adalah Anda ikut-ikutan menguap.
Berikut beberapa hal yang patut dicermati :
1. Kelelahan yang amat sangat, ternyata ada hubungannya dengan infeksi pada saluran kencing.Dikatakan ,beberapa kasus seseorang terserang fatigue karena terdapat infeksi pada saluran kencing. Jika anda seingkali menguap dalam kondisi melebihi batas ? saatnya untuk memeriksakan urine pada dokter anda. Lakukan pemeriksaan secepatnya untuk mendapatkan informasi seputar UTI (Urinary Tract Infection)
2. Terlalu banayak menyantap nasi putih, mi, kue kue keci, ataupun roti yang termasuk dalam deretan karbohidrat sederhana malah mengundang lebih banyak lagi.
3. Kelelahan juga disebabkan dari asupan makanan yang tidak cocok dikomsumsi tubuh. Dengan kata lain anda mengkomsunsi makanan yang mendatangkan alergi pada tubuh.
4. Terlalu banyak konsmsi kafein. Biasanya saat dilanda rasa letih, orang cenderung mengomsumsi banyak kafein dalam secangkir kopi. Padahal. Banyak ahli yang memaparkan bahwa terlalu banyak komsumsi kafein malah dapat menyebabkan kondisi letih seseorang makin menjadi. sebaiknya kurangi kebiasaan meneguk kopi dalam jumlah banayak.cukup 1 cangkir dalam 1 hari


0 komentar:
Posting Komentar